Halaman

Rabu, 09 Februari 2011

TEGUH si Bocah Kurang Se-ons


Badanmu gemuk terlalu besar untuk intelegensia yg parah
Seperti halnya kesopanan dan tata krama pada orang tua
Atau bagaimana berkomunikasi sesama manusia
Aku pikir kamu mungkin menderita kelainan
Dan orang tuamu terlalu bodoh untuk sadar
Tapi mungkin juga kau cuma produk salah didik
Manja berlebih tak tahu dari mana


Terlalu parah kupikir itu kelainan
Berani bicara kasar di belakang orang
Suara mobil yang kau tiru berjam-jam
Hei bodoh, aku rasa kau sakit

Sepertinya tak ada itu yang namanya perbaikan nasib
Bagi ibu-bapakmu
Sekali pembantu selamanya juga
Itu salah yg harus ditanggung mereka
Mereka memanjakan yg seharusnya dididik.

Anak adalah pohon
Jangan terus kau pupuki dekat akar
Karena nanti dia akan lemah
Akarnya pendek
Ia tidak mencari makanan ke mana-mana lagi

Sayang sekali, Teguh, aku telah melihat masa depanmu
Bagai cenayang yang berhitung
Kamu akan tumbuh dan bingung di usia 20-an
Menjadi sampah yg membersihkan sampah hingga akhir hayatmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar