Si Pici yg aku cinta
Aku damba dan tangisi
Juga aku buang
Dan pungut lagi buang dan pungut lagi
Mungkin semua bisa lebih tenang
Jika tak dipigura dengan kata cinta eros pria-wanita
Tapi yang aku tahu
Yg hatiku nyanyikan
Memang dia Daud bagiku
Jiwa yang muda juga tua
Tidak mengerti apa
Hanya bernyanyi seiring lagu alam
Asal kamu tahu, Pici
Yang aku beri adalah milikmu
Itu adalah keputusanku
Untuk memigurakan kesempurnaan yang
Aku suka
Yang unik
Rasanya aku bukan pribadi yg tenang
Jika bicara cinta
Aku laut yang bergelora
Di dalamnya kamu berenang-renang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar